Islami, Jangan Demokratis

Maret 28, 2009

Demokrasi bisa ditegakkan dengan musyawarat. Islam sering kali memutuskan perkara lewat syuro. Berarti islam itu demokratis dong…?!

Sederhana khan? Yah, meski gak sesederhana itu…. Sepertinya sih sepele, cuma soal nama khan…? tapi yang ini bukan sembarang nama loh…! nama yang beginian ini masuknya ke aqidah…. yup, kalo kita namain syuro dengan demokrasi, bisa-bisa kita kebawa arus…. akhirnya kita anggap demokrasi adalah bagian dari syari’at, NA’UDZUBILLAH….

Berbeda dengan islam, demokrasi azasnya kebebasan…. asal rakyat setuju, demokrasi ngijinin…. asal rakyat mau, demokrasi bolehin…. jadi nggak ada yang namanya halal-haram, adanya cuma boleh atau tidak; didukung suara mayoritas atau minoritas…. gitchuu…. itu karena memang pikiran manusia bisa berubah-ubah, pagi dukung parTAI ini, sorenya suksesin parTAI itu…. macem-macem lah…. berdasarkan demokrasi, zina, arak, bangkai, sesajen, atau apapun bisa halal bisa haram… tergantung pendapat mayoritas rakyat…. kalo islam, gak peduli rakyat setuju atau tidak, haram ya haram, halal ya halal, itu ketetapan mutlak.

Lagian, demokrasi itu berlaku kalo yang mayoritas bukan suara muslimin…. liat aja FIS…. liat aja HAMAS…. mereka menang, tapi orang-orang yang demokratis segera menghadang….

Ringkesnya, demokrasi nggak ada bau islamnya sama sekali…, malah cenderungnya bertentangan dengan islam…. so, ngapain demokrasi?! Islami aja fren…!!!

Surakarta, Jum’ah 6 Maret 2009

9 R. Awal 1430

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s